kali ini semua orang masuk secara bergerombolan menerobos masuk ke dalam ruangan kerjaku.
Siang ini, saat aku sedang diam di ruangan ku dan sedang memikirkan isu yang membuat gosip di perusahaanku kali ini. tiba-tiba segerombolan orang masuk begitu saja langsung berdemo di depan ruangan.
Sabar saudara-saudari saya akan meluruskannya kali ini. perusahaan kita tidak sedang bangkrut namun penyebab gaji yang samapi sekarang blm turun karna permasalahn sementar di bank yang menyebabkan kita harus menunda terlebih dahulu keuangan yang berjalan saat ini. setelah semua para karyawan mengerti akhirnya mereka semua kembali.
Do, sekrang kamu cari siapa yang sudah membuat gosip yang beredar di kantor kita ini dan segera kabarkan kepada saya secepatmya ! baik bu. oke, kalo begitu kamu sudah boleh keluar sekarang.
kringgg... bu, sya hanya ingin mengingatkan bahwa ibu ada janji untuk ketemu klien setengah jam lagi. baik, terima kasih.
Siang hari, di cafe janji ketemu klien..roti
aduuuhhh,, sudah jam 12.01, sudah telat 1 menit ni mudah-mudahan klien ku yang satu ini ga bakal terlalu masalahin ketrelambatan yg 1 menit ku ini. Maaf pak, saya terlambat. oh ya, tak masalah.
hyuuuhhh.. 'sahut lega setelah mendengar tidak ada complein dari klienku ini' lalu bagaimana pak dengan proyek kita kali ini? apakah bapak berniat untuk melanjutkan kerjasama yang saya sudah tawarkan minggu lalu? ohh iya, proposalnya sudah sya pelajari dan mungkin kami berniat untuk kerjasama untuk proyek yang kali ini.
Setelah selesai rapat kali ini, aku merasa sedikit lega karna ternyata proyek kali inipun berjalan dengan baik. Saat ingin kembali ke kantor tiba-tiba aku lewat depan sebuah toko roti yang tiba-tiba langsung masuk ke indra penciuman ku. mmmm, sepertinya baunya enak. mungkin ga ada salahnya untuk mampir sebentar pikirku sejenak. akhirnya, sampai di toko roti yang sepertinya baru buka ini dan mulai ramai pengunjungnya. namun walaupun ramai pelanggan tempat ini tetap kelihatan nyaman dan santai.
Kali inipun aku duduk di salah satu pojokan, sambil membeli strawberry cake dan secangkir cappucino. dengan udara yang asri dan membelai leherku yang polos hari ini karna terikat rapi di kuncir satu ke atas. Sambil beristirhat sebentar dan santai sedikit melegakan tubuhku hari ini.
Saat yang sama juga ternyata dari dalam ada yang melihat seseorang gadis yang sedang duduk santai dan sedang menikmati udara siang yang sudah hampir sore ini walaupun terlihata jam baru menunjukan jam 14.30 namun langit kelihtannya agak mulai tak ingin bershabat pada pejalan kaki yang beraktivitas diluar sana. namun, gadis itu masih terlihat sangat santai duduk di pinggir balkon tempat roti yang baru dibukanya ini.
Kelihatannya jam sudah mwnunjukan jam 3 sore hari ini. dan karna melihat sudah setengah jam ia di cafe ini, ia memutuskan untuk kembali ke kantornya agar dapat kembali meneruskan aktivitasnya hari ini.
pukul 15.25 WIB, sampai di kantor. Si, bagaimana ada yang mencari saya hari ini? gak ada bu, namun ada beberapa berkas yang ibu cek di ruangan. baik kalo begitu, tolong atur jadwal saya ya untuk meeting selanjutnya karna hari ini proyek dengan klien kita berhasil. baik, bu. terima kasih.
Jam 17.00 WIB, sudah jam untuk pulang hari ini dan entah mengapa dari sisa-sisa jam yang sudah mendekati jam jam pulang kantor dari tadi, Tari pun merasa ingin kembali ke cafe yang ia datangi siang tadi akhirnya sekarang ia pun kembali ke tempat duduk yang sama di cafe tadi siang dengan pesanan yang sama juga. strawberry cake dan cappucino.
Di saat yang sama Rendy yang ingin bersiap-siap untu selesai dari cafenya hari ini tiba-tiba menangkap sosok yang menarik perhatiannya tadi siang. Dan secara tak sadar ia tiba-tiba berhenti dan kembali melihat gadis itu lagi. rendy selalu mengikuti gerak-gerik gadis itu dan tetap memperhatikannya dengan seksama. namun secara tak sadar ia hanya dapat melihat gadis itu dari kejauhan dan tiba-tiba secra tak sadar gadis itu beranjak untuk pergi dan rendy pun hanya bisa menggeleng kebinggungan. mengapa ia memperhatikan gadis itu sampqai seperti itu. Akhirnya ia pun sadar dan beranjak untuk mengecek keadaan cafe sebentar dan kembali bergegas untuk pulang.
Tari merasa sedikit nyaman setelah pulang dari cafe itu, ntah mengapa ia menyukai suasana cafe tsb.
Dan ntah mengapa sepertinya ia ingin kembali lagi besok kesana.
Esok harinya pun, ia kembali ke cafe itu. ia merasa santai saat kembali ke cafe ini. tiba-tiba seseorang datang menghampirinya. Tiba-tiba datang seorang pria membawa cappucino datang duduk di meja yang sama dengan tari. lalu aku pun binggung kenapa, ada orang ayng tidak ia kenal tiba-tiba duduk dimeja yang sedang ia duduki saat ini. sepertinya masih banyak tempat kosong yang dapat di isi oleh laki-laki ini pikirnya.
Sorry, siapa yah? saya gak kenal. mungkin anda salah tempat duduk? 'tanya Tari'
saya Rendy, saya emang tadinya gak kenal, tapi sekarang saya sudah memperkenalkan diri dan sekarang nama kamu siapa? aduuhh,, ni orang aneh banget sich, dateng- dateng tiba-tiba duduk di tempet duduk orang trus tanya nama orang sembarangan lagi sekarang.
kenapa saya harus kasih tau nama saya? apa ada untungnya buat saya? dan apa untungnya juga buat anda tau nama saya?
ribet banget ya, cuma sekedar buat tau namanya aja. pertama, ga usah pke anda saya gitu, kayaknya terlalu formal de, ke-dua, untungnya buat kamu karna kamu jadi tau nama orang ganteng kayak saya ini. ke-tiga, saya untung juga karna tau nama yang mmpunyai paras secantik kamu. gimana? niat kasih tau aku nama kamu ?
GAK!! BYE.. ikh,, cantik- cantik kok kaku banget.
hari ini entah mengapa, ia merasa aneh dengan pemuda tadi, ia merasakan hal yang sudah lama ia tak rasakan yaitu adalah rasa yang aneh dari seorang lawan jenis. Aneh pikirnya mengapa ada seorang pria aneh yang tiba-tiba mengusiknya sekarang ini.
Tapi di hari-hari berikutnya saat ia kembali lagi ke cafe ntah mengapa saat itu pula rendhy muncul. dan saat itu pula rendhy menggodai tari lagi-lagi dan lagi. akhirnya tari lama-lama pun merasa gerah. akhirnya ia pun memberi tahu bahwa namanya adalah tari. dan ia berharap dengan ini tamatlah sudah kejailannya. tapi ntah mengapa sekian lama rendy semakin menggodainya.
Setiap kali saat tari pergi ke cafe itu ntah mengapa selalu mendapat godaan dari rendy. ia sampai pusing bukankepalang lagi. namun, lama- kelamaan tari terasa sudah terbiasa karna rendhy yang sering sekali menggodainya, akhirnya tari terpancing dan ia sering sekali meladeni rendy yang usil dan kejailannya. Lama kelamaan tari jadi sering merasa terhibur dan akhirnya ia pun semakin dekat dengan rendy. ia sudah mulai berkomunikasi lewat telpon, email, maupun sms. rendy pun sering mendengarkan cerita-cerita dari Tari dari hal pekerjaan sampai yang hanya biasa-biasa saja.
Namun pada suatu saat, rendy perg tiba-tiba dan tak dapat di hubungi..
ia menghilang, secra tiba-tiba. harinya mulai sepi, keceriaan yang tadinya hadir mendadak yang mewarnai hidupnya tiba-tiba hilang lenyap pergi bersamanya dengan kepergian rendy.
hari-hari tari tiba-tiba kembali lagi seperti dulu. hanya hitam dan putih tak berwarna.
Hingga pada suatu saat, ia kembali ntah seperti ditemukan oleh takdir.
pada suatu hari ia harus meeting ketemu klien. dan tiba-tiba saat ia melewati cafe roti yang dulu ia kembali merasa tertari untuk datang dan kembali ketempay yang sama seperti dulu dan pesanan yang sam seperti dulu. tiba-tiba saat ia merasa sedang menghayati harinya yang dulu tiba-tiba seseorang datang dan duduk dengan membawa cappucino.
Tiba-tiba tari menangis merasakan bahwa sinar yang sudah hilang merasa kembali saat ini.