Hari senin, hari yang sangat sibuk untuk semua orang dari kalangan orang pekerja dan kalangan pelajar. Hari ini merupakan hari yang sangat berat dan panas. Khususnya karna hari ini ada pelajaran matematika yang selalu membuat ku mengantuk setiap pelajarannya.Wu, woi sadar ! gila u hari gini tidur. Bu susan udah liat-liat waspada sambil menjelaskan trigonometri. Novi yang sadar akan kebiasaan ku setiap pelajarannya bu susan sudah mewanted” aku bahwa pelajaran baru saja di mulai dan aku sudah hampir tak sadar. Ntah mengapa setiap pelajaran ini aku selalu mengantuk dan merasa hari ini seungguh sangat berad. Seberad guruku itu.
Tak terasa bel pun sudah berbunyi dan membuatku tersadar bahwa hari yang berad ini telah berlalu. Secepat kilat anak-anak yang lain keluar dari kelas,. Kurasa untuk mengambil nafas yang lega dan nyawa yang hilang selama pelajaran yang membuat kepala mereka pusing. Aku pun keluar dengan novi dengan cepagt untuk menuju kantin. Aku langsung segera memesan 2 mangkuk bakmi bule beserta dengan pangsit dan kuahnya. Woi, wulan setiandari, gila u yhe, abis tidur makannya udah kayak ga pernah makan berhari-hari. Novi jayanti yang sangat kusayangi, jagan bawel akhh,, tadikan abis mengeluarkan banyak energy karna pelajaran mat. Biarkan lah temanmu ini untuk mengisi energy kembali. Hagh ?? energy habis.. buat tidur ???sergah novi kawanku itu dengan cepat. Aku pun tak mau kalah untuk membela diri namun karna sudah ada 2 mangkuk bakmi yang menunggu untuk ku santap, ku tidak memperdulikan lagi sahabat terbaiki itu dengan ocehannya. Buatku itu memang sudah biasa karna setiap hari duduk bersamanya dan sering pergi dengannya aku tahu bahwa memang mulutnya sudah DOL ( kayak rem aja dol, hehehe) yang jadi cukup dimaklumi aja untuk setiap komentar dia setiap harinya. Ya, cukup macam-macam dari penampilan ku yang tak modis katanya, guru-guru, teman yang lain dan yang paling berisik adalah soal laki-laki. Betapa berisiknya ia saat ia membicarakan tentang aldi. Cowok yang sedang ia taksir. Walaupun aldi kurang pintar dalam hal pelajaran tapi ia cukup mahir dalam olahraga khususnya basket. Basi banget kan hari gini masih aja suka dengan pemain basket di sekolah yang sering di idolakan oleh gadis-gadis. Menurutku sangat tak kreatif karna tentu meniru cerita-cerita seperti di novel dan komik saja.
Setelah makan siang bersama novi aku pun segera pulang. Aku memang tak bersemangat lagi tentang hidupku akhir-akhir ini. Aku cukup dengan berkutik dengan pelajaran sehari-hari yang semakin hari membuatku bosan dan buku yang menyenangkan buatku akhir-akhir ini. Yup ! benar, novel. Dulu aku menyukai komik dan sekarangpun masih suka namun mungkin karna pertambahan umurku yang mulia cukup dewasa karna itu sdikit mengganti tema. Menjadi sebuah buku yangtetap bergaya sama namun lebih konflik dan tak bergamabar. Namun, kesukaan ku itu tidak membawa respect yang baik dari mamaku. Karna biasanya mama hanya bilang kalau aku membeli hal yang tak penting dan menghambur-hamburkan uang. Namun, karna aku tipe yang gak mau nbanyak ribet aku cukup meuruti nya sekali-kali dan hanya meminjam oleh teman-temanku yang juga menhyukai novel sama sepertiku.
Selasa, hari yang menyenankan, karna apa? Yup, karna gak ada pelajaran matematika yang membsankan dan membuat ku ngantuk serta tugas pr yang numpuk. Yha, walaupun seringnya ga dibuat tugasnya, dan hanya meng iya-iyakan semua penjelasan bususan. Tapi tetep saja guru itu cukup killer dan agak sulit di bantah apabila ia memang ingin apa yang ia inginkan dan gak mungkin di bantah lagi. Makadari itu, aku cukup senang walaupun dia tak hadir di dalam kelas walaupun hanya 1 jam pelajaran. Merupakan suatu kebahagian yang tak terbayangkan kebahagiannya.
Siang ini, novi mengajaku hang out ke mall untuk hunting novel yang terbaru. Dan mendengar itu aku pun tidak perlu berfikir panjang untuk menemaninya pergi. Karna pastinya, nanti aku pun akan kena imbasnya. Wu, kalo gtu, ntar gw jemput ya di rumah lu. Kita pulang dulu ganti baju. Oke? Sip dah kata ku mengakhiri percakapan seusai bel bordering itu.
Aku yang pulang kerumah dengan keadaan yang senang karna memikirkan apa yang akan nanti ku cari dengan novi membuat kebingunga oleh mamaku yang melihat anaknya seperti kejatuhan duren jatoh itu.wu, kenapa kamu, abis kena lotre ya? Tanya mamaku. Gak ma, aku ntar mau pergi sama novi. Boleh kan ma? Boleh dung, tapi ntar hati-hati yah. Novi jemput kamu kan ntar? Pastinya dong ma. Selesai lah pembicaraan mengenai izin ku untuk pergi bersama sahabatku itu. Aku bersiap-siap setelah mendengar mama berteriak, wu !! novi sudah dating nie, cepat turun!! Ya ma, sebentar. Sahutku dengan cepet selsai menatap puas diriku yang sekarang telah wangi dan santai, aku segera menurni anak tangga dan cipika cipiki mama dan pergi.
Sesampai di serpong mall, kami memang ke food court terlebih dahulu dan berhubung tadi aku tak sempat untuk makan siang di rumah karna novi terlalu cepat menjemputku pun aku ikut senang dgn inisiatif yang di ambil oleh novi. Kami pun lunch bersama dan setelah itu, kami sama-sama dating dan menyerbu buku-buku yang baru di terbitkan minggu ini. Kami cuku asik sendiri berada di took buku yang memang besar serta nyaman ini (wajar lah yha, nmanya juga ydah gramedia, gramed ka nada dimana-mna, kao gak cmfort mna mgkin gramed mnyebar di brbagai kota). Aku dan novi sempat terpisah saat melihat-lihat buku. Dan itu sudah wajar, maklum karna kami sama penggila nya mengenai yang satu ini khusunya aku ! dansaat aku sedang lihat, lihat beberapa buku, aku tertabrak dengan sosok yang sepertinya sudah begitu jelas untukku bahkan sangat jelas. Troy.. ‘kataku sambil ternganga melihat sosok troy ada di depanku. Namun sepertinya troy tidak mengenaliku dengan benar karna saat itu ia langsung meminta maaf dan pergi dengan terburu-burunya. Dan tak terasa mataku panas dan tak dapat kebendung lagi ternyata te;ah keluar tetesan air dari mataku itu. Wu. U kenapa? Novi yang khwatir dan binggung mengapa melihat aku yang tiba-tiba menangis. Troy vi, troy.. dia tadi ada disini. Di depang gw! Wu.. u ngomong apa si? Troy udah gak ada wu,, troy udah lama gak ada dia udah tenang di sana wu, u jangan begini terus wu, gak vi.. beneran tadi dia ada di sini d depan gw, dan dia berbicara ama gw. Oke-oke wu, oke. Lebih baik kita pulang sekarang. Oke? Sambil membawaku keluar dari mall tersebut novi dengan mengenggam ku erat. Dan menyadari bahwa temannya itu sedang berada di posisi yang dulu pernah ia lihat.
Dengan cepat novi dan wulan sampai di rumahnya wulan, dan novipun langsung masuk kekamar wulan untuk menenangkan wulan kembali. Wu, are u okay ? yha vi, gak usah khawatir. G Cuma binggung aja. Apa tadi gw benar atau gak? Tapi semua begitu nyata di depan gw vi. G binggung dan sedih karan ada troy yang datang lagi tapi tak dalam waktu yang lama ia pergi ninggalin gw. Mungkin u Cuma capek wu, makanya u berhalusinasi seperti itu. Sebaiknya u tidur istirhat sekarang. Okay? Gw pulang dulu yah hun. See u tomorrow.. yha vi, thx for today. Yup u’re welcome.
Besok, ku bangun dengan sedikit mata yang agak bengkak akibat menangis dan mata yang hitam karna sedikit kurang tidur. Novi menyambutku dengan sigap di kelas, ia bingung mengapa hari ini aku terlihat seperti tidak ada gairah hidup. Wu, u okay? Yha vi, no problem. I’m okay. But, why your eye? Are you crying ? gak, gak papa kok vi usaha ku menenangkan novi atas kondisi ku walaupun ku tahu semua orang juga tahu ,mungkin mengapa aku terlihat agak sedikit berbeda. Novi punyang paling cepat mengetahui alas annya. Wu, apa ini masih masalah yang kemarin? Tentang troy yang kamu bilang sama aku kemarin? Mmm, jwbku agak males-malesan karna ku takut air mata ini dan hatiku masih belum siap menerima troy yang sudah pergi dengan begitu cepatnya dari hidupku.
Krinngggggggggg!!! Bel pun berbunyi menandakan kami semua sudah masuk dan sudah tak salah lagi kami langsung jatuh ke tempat spanjang masa kami di kelas di dalam sekolah kami tercinta ini. Dan melihat bahwa sedikit agak berbeda, karna pak karno tak tumben-tumbennya langsung menyerbu kami denga rumus-rumus fisika nya iyu tak langsung mengajar kami. Dan terbyata benar, ada sedikit keajaiban karna ternyata ada sorang murid baru yang tiba-tiba dating dan semua orang kaget begitu melihat orang yang masuk ternyata troy!!
Aku pun langsung pingsan dan terkapar dalam tempatku. Semua pun langsung heboh dan saat terbangun aku ternyata telah berada di ruang uks. Aku bingung melihat novi yang lansung menanyaiku, kamu sudah sadar? Hagh? Memang aku kenapa vi? Aku dimana sekarang? Kmu sedanga ad di uks. Tadi kamu pingsan di kelas. Hagh? Ow iy, sekarang aku mengingatnya.. apa aku tadi sedang bermimpi, mengapa mimpiku begitu tiba-tiba hingga aku melihat troy dalam kelas vi? U memeang gak salah liat wu, tapi u salah orang hun. Maksud kamu? Tadi ada murid baru yang masuk kelas kita namanya alex. Dia memang begitu mirip dengan troy, bahkan anak sekelas pun sampai tenganga termasuk aku yang ikud kaget melihat troy muncul lagi dihadapan kita semua. Tapi setelah di jelaskan lagi. Dia bukan troy dia hanya kebetulan mirip dengan troy. Namanya Alex.
Alex ?? aku pun tak tahu dan gak tahu harus berkata apa lagi sekarang, aku bingung dan mendapati kenyataan pahit lagi yang sebenarnya member tahuku memang troy sudah gak ada lagi. Karna keadaan ku yang sudah mulai membaikpun aku memutuskan untuk masuk ke kelas kembali karna aku cukup mual bila mencium bau mngenai obat obat dan hal-hal yang mengenai dan berhubungan dengan rumah sakit. Aku kaget saat masuk ke dalm kelas, kelas sudah ramai seprti biasa dan aku melihat sosok yang selama ini kurindukan. Troy.. tapi sayangnya ia bukan troy ku. Dia bahkan hanya tersenyum ketika melihat ku dan melanjudkan lagi membaca sebuah novel ntah apa judulnya aku masih sedikit bingung karna rasanya aku ingin pingsan lagi ketika melihat sosok troy ada di dalam diri alex orang yang tak kukenali sam sekali. Tiba-tib aku jadi kangen troy lagi setelah sekian lama coba untuk melupakannya.
Seusai jam pelajaran terakhir pun berbunyi dan aku memutuskan untuk pulang.aku pun berjalan lunglai di sebelah novi dan menatanya sebelum ia masuk ke dalam mobilnya dan menwariku untuk pulang bersam karna akutidak enak dan karna arah rumah ku dan novi berlawanan karna itu aku tidak ingin merepotkan novi. Dan akhirnya novi pun pergi. Aku berjalan sampai di terminal bus pun menunggu bus yang lewat dan aku melihat sosok seseorang yang lewat dengan motor yang ku kenali dan orang yang sama. Troy dan motor tigernya dan tanpa sadar pun air mataku jatuh lagi kran seakan alex mengingatkan ku akan sosok troy yang hilang.
Semua ini seperti sebuah pelajaran sekarang buat ku, ntah sekarang gimana? Aku suah cukup sedih dan ini semua membuat kepalaku sakit. Mungkin mememang benar novi. Lebih baik aku istirahat saja dan melupakan semuanya. Mungkin ini akan lebih baik.