Senin, 05 Desember 2011

hai,,, 
hari ini post lagi..
kali ini sesuai dngn M'Share, kali ini saya mau share sama kamu-kamu semua.


Part 1

Pagi-pagi, saat semua pada sibuk satu orang lemas dan tak bertenaga.. ia seperti tak peraya apa yang sekarang baru terjadi. ia seperti ,mendapatkan guncaman besar atau tanah longsor ja kali ya.. lebih jelas-jelas menguncangkan dunia berita kan kalo gitu, apa tsunami aja. biar skalian bukan darat aja , laut juga,,

Pagi ini, dia baru dapat berita kalo sekiarang dia dapet tugas buat hengkang dari dunia metropolitan yang sudah membesarkan namanya sekarang ia harus pindah ke dunia sempit dan dapat tanggung jawab yang besar dengan mengangkat nama daerah tsb.

Nama ku, vero. Lengkapnya Vero Vincia Saramilis.aku berumur 23 tahun. baru lulus tahun depan dan sekarang aku bekerja di sebuah kantor ternama di jakarta. Mungkin karna kepiwaianku aku dinaikan jabatan. Tapi ada yang menjanggal dari kenaikan jabatanku ini. Aku sekarang di hijrahkan ke Timor Leste.

Hari ini aku sudah berberes-beres. Rasanya berad meninggalkan kota jakarta. Mall yang bisa ngilangin stress abis dari kemacetan jakarta, minum capuccino sambil nyantai di starbuck, browsing-browsing. belanja, dll.
habis ini selesai sudah. aku bakal hang out ke Timor Leste tempat yang gersang, sepi, dan mungkin di sana gak ada mall, starbuck, dll. hhuuuuuuhhhh...





Abis ini lanjut lagi ya di part 2. Bakal lebih ,menarik lagi karna nanti vero akan mengalami hal baru di Tinmor Leste. See u..  ^.^

Rabu, 16 November 2011


Hari senin, hari yang sangat sibuk untuk semua orang dari kalangan orang pekerja dan kalangan pelajar. Hari ini merupakan hari yang sangat berat dan panas. Khususnya karna hari ini ada pelajaran matematika yang selalu membuat ku mengantuk setiap pelajarannya.Wu, woi sadar ! gila u hari gini tidur. Bu susan udah liat-liat waspada sambil menjelaskan trigonometri. Novi yang sadar akan kebiasaan ku setiap pelajarannya bu susan sudah mewanted” aku bahwa pelajaran baru saja di mulai dan aku sudah hampir tak sadar. Ntah mengapa setiap pelajaran ini aku selalu mengantuk dan merasa hari ini seungguh sangat berad. Seberad guruku itu.
Tak terasa bel pun sudah berbunyi dan membuatku tersadar bahwa hari yang berad ini telah berlalu. Secepat kilat anak-anak yang lain keluar dari kelas,. Kurasa untuk mengambil nafas yang lega dan nyawa yang hilang selama pelajaran yang membuat kepala mereka pusing. Aku pun keluar dengan novi dengan cepagt untuk menuju kantin. Aku langsung segera memesan 2 mangkuk bakmi bule beserta dengan pangsit dan kuahnya. Woi, wulan setiandari, gila u yhe, abis tidur makannya udah kayak ga pernah makan berhari-hari. Novi jayanti yang sangat kusayangi, jagan bawel akhh,, tadikan abis mengeluarkan banyak energy karna pelajaran mat. Biarkan lah temanmu ini untuk mengisi energy kembali. Hagh ?? energy habis.. buat tidur ???sergah novi kawanku itu dengan cepat. Aku pun tak mau kalah untuk membela diri namun karna sudah ada 2 mangkuk bakmi yang menunggu untuk ku santap, ku tidak memperdulikan lagi sahabat terbaiki itu dengan ocehannya. Buatku itu memang sudah biasa karna setiap hari duduk bersamanya dan sering pergi dengannya aku tahu bahwa memang mulutnya sudah DOL ( kayak rem aja dol, hehehe) yang jadi cukup dimaklumi aja untuk setiap komentar dia setiap harinya. Ya, cukup macam-macam dari penampilan ku yang tak modis katanya, guru-guru, teman yang lain dan yang paling berisik adalah soal laki-laki.  Betapa berisiknya ia saat ia membicarakan tentang aldi. Cowok yang sedang ia taksir. Walaupun aldi kurang pintar dalam hal pelajaran tapi ia cukup mahir dalam olahraga khususnya basket. Basi banget kan hari gini masih aja suka dengan pemain basket di sekolah yang sering di idolakan oleh gadis-gadis. Menurutku sangat tak kreatif karna tentu meniru cerita-cerita seperti di novel dan komik saja.
Setelah makan siang bersama novi aku pun segera pulang. Aku memang tak bersemangat lagi tentang hidupku akhir-akhir ini. Aku cukup dengan berkutik dengan pelajaran sehari-hari yang semakin hari membuatku bosan dan buku yang menyenangkan buatku akhir-akhir ini. Yup ! benar, novel. Dulu aku menyukai komik dan sekarangpun masih suka namun mungkin karna pertambahan umurku yang mulia cukup dewasa karna itu sdikit mengganti tema. Menjadi sebuah buku yangtetap bergaya sama namun lebih konflik dan tak bergamabar. Namun, kesukaan ku itu tidak membawa respect yang baik dari mamaku. Karna biasanya mama hanya bilang kalau aku membeli hal yang tak penting dan menghambur-hamburkan uang. Namun, karna aku tipe yang gak mau nbanyak ribet aku cukup meuruti nya sekali-kali dan hanya meminjam oleh teman-temanku yang juga menhyukai novel sama sepertiku.
Selasa, hari yang menyenankan, karna apa? Yup, karna gak ada pelajaran matematika yang membsankan dan membuat ku ngantuk serta tugas pr yang numpuk. Yha, walaupun seringnya ga dibuat tugasnya, dan hanya meng iya-iyakan semua penjelasan bususan. Tapi tetep saja guru itu cukup killer dan agak sulit di bantah apabila ia memang ingin apa yang ia inginkan dan gak mungkin di bantah lagi. Makadari itu, aku cukup senang walaupun dia tak hadir di dalam kelas walaupun hanya 1 jam pelajaran. Merupakan suatu kebahagian yang tak terbayangkan kebahagiannya.
Siang ini, novi mengajaku hang out ke mall untuk hunting novel yang terbaru. Dan mendengar itu aku pun tidak perlu berfikir panjang untuk menemaninya pergi. Karna pastinya, nanti aku pun akan kena imbasnya. Wu, kalo gtu, ntar gw jemput ya di rumah lu. Kita pulang dulu ganti baju. Oke? Sip dah kata ku mengakhiri percakapan seusai bel bordering itu.
Aku yang pulang kerumah dengan keadaan yang senang karna memikirkan apa yang akan nanti ku cari dengan novi membuat kebingunga oleh mamaku yang melihat anaknya seperti kejatuhan duren jatoh itu.wu, kenapa kamu, abis kena lotre ya? Tanya mamaku. Gak ma, aku ntar mau pergi sama novi. Boleh kan ma? Boleh dung, tapi ntar hati-hati yah. Novi jemput kamu kan ntar? Pastinya dong ma. Selesai lah pembicaraan mengenai izin ku untuk pergi bersama sahabatku itu. Aku bersiap-siap setelah mendengar mama berteriak, wu !! novi sudah dating nie, cepat turun!! Ya ma, sebentar. Sahutku dengan cepet selsai menatap puas diriku yang sekarang telah wangi dan santai, aku segera menurni anak tangga dan cipika cipiki mama dan pergi.
Sesampai di serpong mall, kami memang ke food court terlebih dahulu dan berhubung tadi aku tak sempat untuk makan siang di rumah karna novi terlalu cepat menjemputku pun  aku ikut senang dgn inisiatif yang di ambil oleh novi. Kami pun lunch bersama dan setelah itu, kami sama-sama dating dan menyerbu buku-buku yang baru di terbitkan minggu ini. Kami cuku asik sendiri berada di took buku yang memang besar serta nyaman ini (wajar lah yha, nmanya juga ydah gramedia, gramed ka nada dimana-mna, kao gak cmfort mna mgkin gramed mnyebar di brbagai kota). Aku dan novi sempat terpisah saat melihat-lihat buku. Dan itu sudah wajar, maklum karna kami sama penggila nya mengenai yang satu ini khusunya aku ! dansaat aku sedang lihat, lihat beberapa buku, aku tertabrak dengan sosok yang sepertinya sudah begitu jelas untukku bahkan sangat jelas. Troy.. ‘kataku sambil ternganga melihat sosok troy ada di depanku. Namun sepertinya troy tidak mengenaliku dengan benar karna saat itu ia langsung meminta maaf dan pergi dengan terburu-burunya. Dan tak terasa mataku panas dan tak dapat kebendung lagi ternyata te;ah keluar tetesan air dari mataku itu. Wu. U kenapa? Novi yang khwatir dan binggung mengapa melihat aku yang tiba-tiba menangis. Troy vi, troy.. dia tadi ada disini. Di depang gw! Wu.. u ngomong apa si? Troy udah gak ada wu,, troy udah lama gak ada dia udah tenang di sana wu, u jangan begini terus wu, gak vi.. beneran tadi dia ada di sini d depan gw, dan dia berbicara ama gw. Oke-oke wu, oke. Lebih baik kita pulang sekarang. Oke? Sambil membawaku keluar dari mall tersebut novi dengan mengenggam ku erat. Dan menyadari bahwa temannya itu sedang berada di posisi yang dulu pernah ia lihat.
Dengan cepat novi dan wulan sampai di rumahnya wulan, dan novipun langsung masuk kekamar wulan untuk menenangkan wulan kembali. Wu, are u okay ? yha vi, gak usah khawatir. G Cuma binggung aja. Apa tadi gw benar atau gak? Tapi semua begitu nyata di depan gw vi. G binggung dan sedih karan ada troy yang datang lagi tapi tak dalam waktu yang lama ia pergi ninggalin gw. Mungkin u Cuma capek wu, makanya u berhalusinasi seperti itu. Sebaiknya u tidur istirhat sekarang. Okay? Gw pulang dulu yah hun. See u tomorrow.. yha vi, thx for today. Yup u’re welcome.
Besok, ku bangun dengan sedikit mata yang agak bengkak akibat menangis dan mata yang hitam karna sedikit kurang tidur. Novi menyambutku dengan sigap di kelas, ia bingung mengapa hari ini aku terlihat seperti tidak ada gairah hidup. Wu, u okay? Yha vi, no problem. I’m okay. But, why your eye? Are you crying ? gak, gak papa kok vi usaha ku menenangkan novi atas kondisi ku walaupun ku tahu semua orang juga tahu ,mungkin mengapa aku terlihat agak sedikit berbeda. Novi punyang paling cepat mengetahui alas annya. Wu, apa ini masih masalah yang kemarin? Tentang troy yang kamu bilang sama aku kemarin? Mmm, jwbku agak males-malesan karna ku takut air mata ini dan hatiku masih belum siap menerima troy yang sudah pergi dengan begitu cepatnya dari hidupku.
Krinngggggggggg!!! Bel pun berbunyi menandakan kami semua sudah masuk dan sudah tak salah lagi kami langsung jatuh ke tempat spanjang masa kami di kelas di dalam sekolah kami tercinta ini. Dan melihat bahwa sedikit agak berbeda, karna pak karno tak tumben-tumbennya langsung menyerbu kami denga rumus-rumus fisika nya iyu tak langsung mengajar kami. Dan terbyata benar, ada sedikit keajaiban karna ternyata ada sorang murid baru yang tiba-tiba dating dan semua orang kaget begitu melihat orang yang masuk ternyata troy!!
Aku pun langsung pingsan dan terkapar dalam tempatku. Semua pun langsung heboh dan saat terbangun aku ternyata telah berada di ruang uks. Aku bingung melihat novi yang lansung menanyaiku, kamu sudah sadar? Hagh? Memang aku kenapa vi? Aku dimana sekarang? Kmu sedanga ad di uks. Tadi kamu pingsan di kelas. Hagh? Ow iy, sekarang aku mengingatnya.. apa aku tadi sedang bermimpi, mengapa mimpiku begitu tiba-tiba hingga aku melihat troy dalam kelas vi? U memeang gak salah liat wu, tapi u salah orang hun. Maksud kamu? Tadi ada murid baru yang masuk kelas kita namanya alex. Dia memang begitu mirip dengan troy, bahkan anak sekelas pun sampai tenganga termasuk aku yang ikud kaget melihat troy muncul lagi dihadapan kita semua. Tapi setelah di jelaskan lagi. Dia bukan troy dia hanya kebetulan mirip dengan troy. Namanya Alex.
Alex ?? aku pun tak tahu dan gak tahu harus berkata apa lagi sekarang, aku bingung dan mendapati kenyataan pahit lagi yang sebenarnya member tahuku memang troy sudah gak ada lagi. Karna keadaan ku yang sudah mulai membaikpun aku memutuskan untuk masuk ke kelas kembali karna aku cukup mual bila mencium bau mngenai obat obat dan hal-hal yang mengenai dan berhubungan dengan rumah sakit. Aku kaget saat masuk ke dalm kelas, kelas sudah ramai seprti biasa dan aku melihat sosok yang selama ini kurindukan. Troy.. tapi sayangnya ia bukan troy ku. Dia bahkan hanya tersenyum ketika melihat ku dan melanjudkan lagi membaca sebuah novel ntah apa judulnya aku masih sedikit bingung karna rasanya aku ingin pingsan lagi ketika melihat sosok troy ada di dalam diri alex orang yang tak kukenali sam sekali. Tiba-tib aku jadi kangen troy lagi setelah sekian lama coba untuk melupakannya.
Seusai jam pelajaran terakhir pun berbunyi dan aku memutuskan untuk pulang.aku pun berjalan lunglai di sebelah novi dan menatanya sebelum ia masuk ke dalam mobilnya dan menwariku untuk pulang bersam karna akutidak enak dan karna arah rumah ku dan novi berlawanan karna itu aku tidak ingin merepotkan novi. Dan akhirnya novi pun pergi. Aku berjalan sampai di terminal bus pun menunggu bus yang lewat dan aku melihat sosok seseorang yang lewat dengan motor yang ku kenali dan orang yang sama. Troy dan motor tigernya dan tanpa sadar pun air mataku jatuh lagi kran seakan alex mengingatkan ku akan sosok troy yang hilang.
Semua ini seperti sebuah pelajaran sekarang buat ku, ntah sekarang gimana? Aku suah cukup sedih dan ini semua membuat kepalaku sakit. Mungkin mememang benar novi. Lebih baik aku istirahat saja dan melupakan semuanya. Mungkin ini akan lebih baik.

Selasa, 15 November 2011


Rumah Bougenvil
 Malam yang hening di dalam rumah yang sepi. Seseorang sedang duduk sambil menikamati teh  yang sedang ia hisap dengan perlahan sambil ia mengingat kejadian yang pernah terjadi dahulu.
            Kevin sedang pergi berjalan memitari komplek perumahan rumahnya dan ia  melihat seorang anak gadis dari jendela yang terbuka si sebuah rumah yang tertutup oleh rimbunan sebuah pohon yang berbungakan bougenvil.
            Kevin melihat seorang anak gadis itu dengan kagum atas kecantikannya. Tapi, saat ia melihatnya dengan seksama lagi. Ternyata gadis yan ia lihat itu tidak memiliki sedikit senyuman pun di wajahnya yang cantik itu. Kevin bingung memikirkannya.
            Sesampainya ia di rumah sehabis ia berjalan-jalan memutari komplek perumahan yang baru ia tempati ini, ia memikrkan gadis itu kembali. Dan ia bertekad untuk kembali melewati komplek itu, dan ingin kembali melihat gadis yang ia lihat kemarin.
            Beberapa hari kemudian, Kevin pergi kembali memutari komplek perumahannya dan ia tak mendapatkan pemandangan apa pun, termasuk gadis yang ia cari. Tak putus asa hari itu, ia kembali mendatangi rumah yang beratapkan bunga-bunga di sekitar rumahnya, dan hal yang sama. Ia tak melihat seorang pun di rumah itu.
            Akhirnya Kevin pun mengurungi niat nya lagi untuk mencari tahu anak gadis tersebut. Kevin pun memeulai hidupnya lagi seperti biasa dan telah melupakan seseorang yang ia lihat dan yang selama ini ia pikirkan.
Hari pertama ia masuk ke sekolahnya yang baru setelah kepindahannya di kota Malang ini. Hal yang membuat ia terpana kembali adalah seorang gadis yang terasa pernah ia temui. Kevin pun akhirnya penasaran, dan ia mulai mendekati gadis itu.
Tetapi ia bingung karna setiap kali mengajaknya bicara ia tak pernah mau ,menanggapi nya dan langsung meninggalkan nya.  Dan tetap sama tak ada sedikitpun senyuman di pipi nya. Hendrik teman sebangku Kevin bingung yang melihat Kevin terus mendekati dan berusaha mengajak henna berbicara.
Sapa hendrik yang sudah duduk di bangkunya tepat di sebelah Kevin. Bro, ngapain lu ngajak ngomong henna? Ow.. namanya henna. Mangnya kenapa kalo g ngajak ngobrol dia.. trus kok dia gak pernah bales omongan gue ya?? Tanya balik Kevin yang berbicara dengan hendrik.
Pantes aja lah.. lagian emang dia orangnya pendiem kok vin.. dia bakal ngomong kalo Cuma ditanya guru. Dia juga gak punya temen di sekolah ini. Jawab hendrik menjelaskan ke Kevin tenteng henna. Laah? Kenapa gak pernah ajak henna nya ngobrol siapa tau dia orangnya asyik kan jawab Kevin santai. Bukannya gak ada yang gak mau ngajak dia ngomong, tapi emang dia nya juga yang gak pernah mau nanggepin anak-anak yang ngomong ma dia. Bela diri hendrik Kevin pun mulai terdiam mendengarkan penjelasan teman sebangkunya itu.
Keesokan harinya, bu Hilda dating kekelas, dan ia memulai pelajaran ini. Tak di sangka hasil dari pengocokan kelopmpok yang akan membuat tugas bersama Kevin berpasangan dengan henna. Kevin pun merasa ini adalah kesempatan untuk mengetahui siapa sebenarnya henna itu.
Saat istirahat Kevin pun mendekati henna yang menanyakannya bagaimana dengan tugas kelompok tersebut. Dan jawaban yang sama seperti biasanya. Hanya diam tanpa jawaban atau sepatah kata pun dari henna. Kevin pun akhirnya memutuskan untuk diam dan menuruti henna yang diam dan tak mau bicara dengannya.
Keesokan harinya, saat Kevin yang sedang duduk dibangkunya terkaget melihat henna yang mendatanginya dan menyerahkan sebuah kertas jilidan yang membuat Kevin bingung. Saat dilihatnya ternyata adalah tugas yang harusnya ia kerjakan berdua.
Kevinpun mulai penasaran dari sikap henna yang sangat pendiam dan misterius. Ia merasa sangat ingin mengetahui henna. Yang setelah ia ingat-ingat ternyata henna lah seorang gadis cantik yang tinggal di komplek yang sama dengannya, yang rumahnya dikelilingi pohon rimbun yang berbungakan bougenvil.

Rabu, 02 November 2011

little italia language

Mia cara, bellissima
>my dear, beautiful

Arrivederci amore mio
>good bye, my love

Son tuo sempre
>i'm yours always

Perche no ?
>why not ?

Come sta, cara mia ?
apa kabar, cintaku ?

CERPEN

kali ini semua orang masuk secara bergerombolan menerobos masuk ke dalam ruangan kerjaku.
Siang ini, saat aku sedang diam di ruangan ku dan sedang memikirkan isu yang membuat gosip di perusahaanku kali ini. tiba-tiba segerombolan orang masuk begitu saja langsung berdemo di depan ruangan.

Sabar saudara-saudari saya akan meluruskannya kali ini. perusahaan kita tidak sedang bangkrut namun penyebab gaji yang samapi sekarang blm turun karna permasalahn sementar di bank yang menyebabkan kita harus menunda terlebih dahulu keuangan yang berjalan saat ini. setelah semua para karyawan mengerti akhirnya mereka semua kembali.

Do, sekrang kamu cari siapa yang sudah membuat gosip yang beredar di kantor kita ini dan segera kabarkan kepada saya secepatmya ! baik bu. oke, kalo begitu kamu sudah boleh keluar sekarang.
kringgg... bu, sya hanya ingin mengingatkan bahwa ibu ada janji untuk ketemu klien setengah jam lagi. baik, terima kasih.

Siang hari, di cafe janji ketemu klien..roti
aduuuhhh,, sudah jam 12.01, sudah telat 1 menit ni mudah-mudahan klien ku yang satu ini ga bakal terlalu masalahin ketrelambatan yg 1 menit ku ini. Maaf pak, saya terlambat. oh ya, tak masalah.
hyuuuhhh.. 'sahut lega setelah mendengar tidak ada complein dari klienku ini' lalu bagaimana pak dengan proyek kita kali ini? apakah bapak berniat untuk melanjutkan kerjasama yang saya sudah tawarkan minggu lalu? ohh iya, proposalnya sudah sya pelajari dan mungkin kami berniat untuk kerjasama untuk proyek yang kali ini.

Setelah selesai rapat kali ini, aku merasa sedikit lega karna ternyata proyek kali inipun berjalan dengan baik. Saat ingin kembali ke kantor tiba-tiba aku lewat depan sebuah toko roti yang tiba-tiba langsung masuk ke indra penciuman ku. mmmm, sepertinya baunya enak. mungkin ga ada salahnya untuk mampir sebentar pikirku sejenak. akhirnya, sampai di toko roti yang sepertinya baru buka ini dan mulai ramai pengunjungnya. namun walaupun ramai pelanggan tempat ini tetap kelihatan nyaman dan santai.

Kali inipun aku duduk di salah satu pojokan, sambil membeli strawberry cake dan secangkir cappucino. dengan udara yang asri dan membelai leherku yang polos hari ini karna terikat rapi di kuncir satu ke atas. Sambil beristirhat sebentar dan santai sedikit melegakan tubuhku hari ini.

Saat yang sama juga ternyata dari dalam ada yang melihat seseorang gadis yang sedang duduk santai dan sedang menikmati udara siang yang sudah hampir sore ini walaupun terlihata jam baru menunjukan jam 14.30 namun langit kelihtannya agak mulai tak ingin bershabat pada pejalan kaki yang beraktivitas diluar sana. namun, gadis itu masih terlihat sangat santai duduk di pinggir balkon tempat roti yang baru dibukanya ini.

Kelihatannya jam sudah mwnunjukan jam 3 sore hari ini. dan karna melihat sudah setengah jam ia di cafe ini, ia memutuskan untuk kembali ke kantornya agar dapat kembali meneruskan aktivitasnya hari ini.
pukul 15.25 WIB, sampai di kantor. Si, bagaimana ada yang mencari saya hari ini? gak ada bu, namun ada beberapa berkas yang ibu cek di ruangan. baik kalo begitu, tolong atur jadwal saya ya untuk meeting selanjutnya karna hari ini proyek dengan klien kita berhasil.  baik, bu. terima kasih.

Jam 17.00 WIB, sudah jam untuk pulang hari ini dan entah mengapa dari sisa-sisa jam yang sudah mendekati jam jam pulang kantor dari tadi, Tari pun merasa ingin kembali ke cafe yang ia datangi siang tadi akhirnya sekarang ia pun kembali ke tempat duduk yang sama di cafe tadi siang dengan pesanan yang sama juga. strawberry cake dan cappucino.

Di saat yang sama Rendy yang ingin bersiap-siap untu selesai dari cafenya hari ini tiba-tiba  menangkap sosok yang menarik perhatiannya tadi siang. Dan secara tak sadar ia tiba-tiba berhenti dan kembali melihat gadis itu lagi. rendy selalu mengikuti gerak-gerik gadis itu dan tetap memperhatikannya dengan seksama. namun secara tak sadar ia hanya dapat melihat gadis itu dari kejauhan dan tiba-tiba secra tak sadar gadis itu beranjak untuk pergi dan rendy pun hanya bisa menggeleng kebinggungan. mengapa ia memperhatikan gadis itu sampqai seperti itu. Akhirnya ia pun sadar dan beranjak untuk mengecek keadaan cafe sebentar dan kembali bergegas untuk pulang.
Tari merasa sedikit nyaman setelah pulang dari cafe itu, ntah mengapa ia menyukai suasana cafe tsb.
Dan ntah mengapa sepertinya ia ingin kembali lagi besok kesana.

Esok harinya pun, ia kembali ke cafe itu. ia merasa santai saat kembali ke cafe ini. tiba-tiba seseorang datang menghampirinya. Tiba-tiba datang seorang pria membawa cappucino datang duduk di meja yang sama dengan tari. lalu aku pun binggung kenapa, ada orang ayng tidak ia kenal tiba-tiba duduk dimeja yang sedang ia duduki saat ini. sepertinya masih banyak tempat kosong yang dapat di isi oleh laki-laki ini pikirnya.

Sorry, siapa yah? saya gak kenal. mungkin anda salah tempat duduk? 'tanya Tari'
saya Rendy, saya emang tadinya gak kenal, tapi sekarang saya sudah memperkenalkan diri dan sekarang nama kamu siapa? aduuhh,, ni orang aneh banget sich, dateng- dateng tiba-tiba duduk di tempet duduk orang trus tanya nama orang sembarangan lagi sekarang.
kenapa saya harus kasih tau nama saya? apa ada untungnya buat saya? dan apa untungnya juga buat anda tau nama saya?
ribet banget ya, cuma sekedar buat tau namanya aja. pertama, ga usah pke anda saya gitu, kayaknya terlalu formal de, ke-dua, untungnya buat kamu karna kamu jadi tau nama orang ganteng kayak saya ini. ke-tiga, saya untung juga karna tau nama yang mmpunyai paras secantik kamu. gimana? niat kasih tau aku nama kamu ?

GAK!! BYE..  ikh,, cantik- cantik kok kaku banget.
hari ini entah mengapa, ia merasa aneh dengan pemuda tadi, ia merasakan hal yang sudah lama ia tak rasakan yaitu adalah rasa yang aneh dari seorang lawan jenis. Aneh pikirnya mengapa ada seorang pria aneh yang tiba-tiba mengusiknya sekarang ini.

Tapi di hari-hari berikutnya saat ia kembali lagi ke cafe ntah mengapa saat itu pula rendhy muncul. dan saat itu pula rendhy menggodai tari lagi-lagi dan lagi. akhirnya tari lama-lama pun merasa gerah. akhirnya ia pun memberi tahu bahwa namanya adalah tari. dan ia berharap dengan ini tamatlah sudah kejailannya. tapi ntah mengapa sekian lama rendy semakin menggodainya.

Setiap kali saat tari pergi ke cafe itu ntah mengapa selalu mendapat godaan dari rendy. ia sampai pusing bukankepalang lagi. namun, lama- kelamaan tari terasa sudah terbiasa karna rendhy yang sering sekali menggodainya, akhirnya tari terpancing dan ia sering sekali meladeni rendy yang usil dan kejailannya. Lama kelamaan tari jadi sering merasa terhibur dan akhirnya ia pun semakin dekat dengan rendy. ia sudah mulai berkomunikasi lewat telpon, email, maupun sms. rendy pun sering mendengarkan cerita-cerita dari Tari dari hal pekerjaan sampai yang hanya biasa-biasa saja.

Namun pada suatu saat, rendy perg tiba-tiba dan tak dapat di hubungi..
ia menghilang, secra tiba-tiba. harinya mulai sepi, keceriaan yang tadinya hadir mendadak yang mewarnai hidupnya tiba-tiba hilang lenyap pergi bersamanya dengan kepergian rendy.
hari-hari tari tiba-tiba kembali lagi seperti dulu. hanya hitam dan putih tak berwarna.

Hingga pada suatu saat, ia kembali ntah seperti ditemukan oleh takdir.
pada suatu hari ia harus meeting ketemu klien. dan tiba-tiba saat ia melewati cafe roti yang dulu ia kembali merasa tertari untuk datang dan kembali ketempay yang sama seperti dulu dan pesanan yang sam seperti dulu. tiba-tiba saat ia merasa sedang menghayati harinya yang dulu tiba-tiba seseorang datang dan duduk dengan membawa cappucino.

Tiba-tiba tari menangis merasakan bahwa sinar yang sudah hilang merasa kembali saat ini.